Kamis, 20 November 2014

Merakit Personal Komuter



MAKALAH
JARINGAN KOMPUTER
KEAHLIAN : TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
TAHUN PELAJARAN 2013-2014

 













NIS                                                :
NAMA                                          : RIJALUDIN
KELAS                                         : X TKJ
KOPETENSI KEAHLIAN          : TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
BIDANG KEAHLIAN                : TEKNIK INFORMASI DAN KOMUNIKASI



YAYASAN PENDIDIKAN PUTRA TAMA MANDIRI (YP-PTM)
SMK PUTRA TAMA MANDIRI KOPO
SERANG – BANTEN
2014




LEMBAR PENGESAHAN


NIS                                                 :
NAMA                                           : RIJALUDIN
KELAS                                           : X TKJ
KOPETENSI KEAHLIAN              : TEKNIK KOMPUTER DAN JARINGAN
BIDANG KEAHLIAN                   : TEKNIK INFORMASI DAN KOMUNIKASI

Tugas akhir semester genap ini, dibuat untuk memenuhi syarat kenaikan kelas dan ujian praktik kejuruan kopetensi keahlian teknik komputer dan jaringan tahun pembelajaran 2013-2014 yang diselenggarkan Di SMK Putra Tama Mandiri kopo Serang - Banten.


Disahkan oleh,
Guru Matadiklat Produktif,


M. Hasanudin S.Kom



YAYASAN PENDIDIKAN PUTRA TAMA MANDIRI (YP-PTM)
SMK PUTRA TAMA MANDIRI KOPO
SERANG – BANTEN
2014





KATA PENGANTAR


Dengan mengucapkan Alhamdulillah Khadirat Allah Yang Maha Kuasa. Atas segala Rahmat, Hidayah dan Bimbingan-Nya. Sehingga saya penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Penulisan makalah ini digunakan untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran Produktif Teknik Komputer Dan Jaringan (TKJ). Oleh karena itu, saya mengucapkan rasa terima kasih kepada,
1.      Sekolah SMK Putra Tama Mandiri.
2.      Bapak Rudiansyah Selaku matadiklat Produktif Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
3.      Kepada Orang Tua yang telah menyekolahkan saya. Dan yang telah memberikan Moril dan Motivasi.
4.      Teman-temanku semua yang telah mendukung dan memberi semangat kepada saya. Semoga bantuan dan dukungannya yang telah diberikan mendapat balasan serta karunia dari Allah SWT.
Kami menyadari sepenuhnya penulisan makalah ini jauh dari sempurna, masih banyak kesalahan dan kekurangan dalam penyusunan makalah ini. Karena saya masih dalam tahap belajar. Maka dari itu kami berharap saran dan kritik untuk kesempurnaan makalah ini. Akhirnya kami berharap semoga makalah ini dapat memberi manfaat yang sebesar-besarnya bagi saya dan pihak yang memerlukan.


                                                                                                                  Kopo, 6 September 2014
                                                                                                                             Penyusun,


                                                                                                  RIJALUDIN



DAFTAR ISI


LEMBAR PENGESAHAN............................................................................................. 2
KATA PENGANTAR...................................................................................................... 3
DAFTAR ISI .................................................................................................................... 4

BAB I PENDAHULUAN
I.1          Latar Belakang...................................................................................................... 5
I.2          Maksud Dan Tujuan.............................................................................................. 5
I.3          Sistematika Penulisan............................................................................................ 6
I.4          Batasan Masalah.................................................................................................... 6

BAB II PEMBAHASAN
II.1        Mengenal Komponen PC Dan Fungsinya............................................................. 7
II.2        Persipan................................................................................................................. 9
II.3        Perakitan................................................................................................................ 11
II.4        Penyelesaian Akhir................................................................................................ 17
II.5        Pengujian............................................................................................................... 17
II.6        Penanganan Masalah/pemecahanmasalah.............................................................. 18

BAB III PENUTUP
III.1    Kegunaan Laporan................................................................................................ 19
III.2    Kritik Dan Saran................................................................................................... 19
III.3    Kesimpulan............................................................................................................ 19
III.4    Daftar Pustaka....................................................................................................... 19






BAB I
PENDAHULUAN

   I.1            Latar Belakang
Saat ini, Perkembangan teknologi komputer yang begitu pesat bahkan akan terus berkembang. Telah menimbulkan fenomena baru, berupa hadirnya masyarakat yang tidak bisa hidup tanpa adanya komputer. Kita sebagi bagian dari warga dunia, sudah sepantasnya terus mengikuti dan menguasainya. Hal ini merupakan sebuah tantangan sekaligus kabar gembira karena membuktikan bahwa masyarakat indonesia masyarakat yang adiktif. Sebagai mana yang diwasiatkan dalam undang-undang dasar 1945 serta standar isi  dan standar kopotensi bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara, tidak terkecuali dalam bidang teknologi. Hal mendasar yang lazim menimbulkan pertanyaan bagi masyarakat awan yang ingin mulai memanfaatkan komputer adalah mengenai fisik komputer itu sendiri. Dengan mengenal jenis perangkat sebuah unit komputer dan menguasai teknik-teknik perakitannya. Maka masyarakat mampu mengoptimalkan pemanfatan komputer sesuai kebutuhan dan alokasi dana yang dimilikinya.

   I.2            Maksud dan Tujuan
Adapun maksud dan tujuan pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut :
1.         Sebagai tanda bukti syarat untuk mengikuti ujian praktik kejuruan kopetensi keahlian teknik komputer dan jaringan.
2.         Sebagai tanda bukti bahwa siswa telah melaksanakan kegiatan tugas akhir..
3.         Sebagai sarana evaluasi pelaksanaan kegiatan tugas akhir.
4.         Sebagai alat ukur keberhasilan siswa dalam melaksanakan kegiatan tugas akhir.
5.         Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa untuk menjadi tenaga kerja yang profesional.
6.         Memperkenalkan kepada pembaca tentang pentingnya teknologi informasi.
7.         Menjelaskan kepada pembaca tentang fungsi dari komponen-komponen komputer.
8.         Mendidik siswa untuk menguasi teknologi informasi khususnya dibidang komputer.
9.         Menjelaskan kepada pembaca tentang bagai mana cara merakit sebuah Personal Komputer (PC) dengan baik.
10.     Mengetahui cara menginstall System Operasi Windows.

   I.3            Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan tugas akhir ini membahas tiga bab diantaranya :
BAB I PENDAHULUAN
Bab ini membahas tentang latar belakang perkembangan teknologi, maksud dan tujuan pembuatan tugas akhir, sistematika penulisan dan batasan masalah.
BAB II PEMBAHASAN
Bab ini menjelaskan tentang isi dari makalah ini atau materi yang akan dibahas diantaranya persiapan, perakitan, pengujian dan penanganan masalah.
BAB III PENUTUP
Bab ini memberi tahu tentang kesimpulan, daftar pustaka, kritik dan saran,
   I.4            Batasan Masalah
Didalam melakukan suatu perakitan PC terutama kita mengenali perangkat-perangkat dan fungsi PC tersebut. setelah itu lakukanlah perakitan dengan melihat petunjuk yang ada dalam materi.
Batasan masalahnya adalah jika kita ingin melakukan suatu praktek baik itu prektek perakitan PC dan seting bios, terutama yang harus saya lakukan perhatikan adalah bagaimana cara saya untuk melakukan suatu perbaikan dan kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam merakit PC serta bagaimana cara yang baik untuk menjaga keselamatan kerja agar dapat tercapai suatu pekerjaan yang baik dan sesuai dengan harapan yang di inginkan.
BAB II
PEMBAHASAN

II.1Mengenal Komponen PC Dan Fungsinya 
  1. CPU (Central Processing Unit)
CPU Merupakan alat yang berfungsi sebagai pemroses data.CPU berisi rangkaian sirkuit yang menyimpan instruksi-instruksi dan penyimpanan data. Komponen CPU ada tiga bagian yaitu CU(control unit) sebagai pengontrol semua arus pusat, ALU(aritmetik Logical Unit) sebagai pemroses data berupa angka aritmetika, dan Register membantu memproses instruksi ke memory (RAM).
  1. RAM ( Random Access Memory)
Memori berfungsi sebagai penyimpan sementara, baik untuk system oprasi, program aplikasi, atau file kerja selama komputer dalam kondisi dioprasikan. jenis memori RAM seperti: DRAM, SRAM, EDO RAM, SDRAM dan DDRAM, DDR II. Dan dengan kemajuan teknologi sekarang Memory telah mencapai DDR III.
  1. Monitor
Monitor Merupakan alat yang mampu menampilkan teks maupun gambar dari data yang sedang diproses dalam CPU. monitor memiliki berbagai ukuran dan resolusi. Resolusi berarti sejumlah pixels yang sangat kecil yang dipergunakanuntuk memproksi karakter-karakter atau gambar-gambar pada layar. Monitor dengan jumlah pixels yang sangat banyak akan lebih jernih dan mudah dilihat daripada monitor yang memiliki sedikit pixels. Contoh jenis dari monitor: CRT, LCD, Monitor Flat,dll
  1. Keyboard
Keyboard merupakan alat untuk memasukkan data maupun perintah ke CPU, biasanya terdiri atas rangkaian huruf, angka, dan tombol fungsi Ada beberapa jenis konektor yaitu: PS/2, USB, Hingga yang terbaru saat ini menggunakan wireless (Tanpa kabel).
  1. Mouse
Mouse merupakan alat bantu untuk memberikan perintah dalam memproses data atau mengedit data. Biasanya, pada tampilan monitor, mouse berupa pointer berupa tanda panah sebagai petunjuk icon-icon yang dapat diklik. Jenis mouse juga beragam, mulai dari yang besar hingga kecil, mulai dari teknologi ball, infrared , optic, hingga wireless.
  1. Printer
Printer merupakan alat yang memproduksi keluaran data (output) berbentuk cetak, berupa teks maupun gambar/grafik. Hingga saat ini printer sudah berkembang dari yang semula dot matrik kemudian Inkjet hingga yang terbaru sekarang yaitu Laserjet.
  1. CD/DVD ROM
CD ROM Alat tambahan (alat peripheral) yang mampu menyimpan dan menuliskan data dan program melalui media CD (Compact Disk).Alat ini didesain mampu menuliskan dan membaca data atau program melalui sistem optik. Contoh: CD/DVD-ROM, CD/DVD COMBO, CD-ROM RW, DVD
  1. Compact Disk (CD)
CD merupakan Media penyimpanan yang terbuat dari bahan plastik. Proses penyimpanan dan pembacaan data menggunakan sistem optik.
9.     Floppy Disk
Floppy disk merupakan alat tambahan untuk menyimpan atau menuliskan ke dalam disket maupun sebaliknya, ukuran yang umum digunakan adalah ukuran 3,5 inchi. Untuk media penyimpananya sendiri menggunakan disket
  1. Harddisk
merupakan alat tambahan untuk menyimpan data dalam kapasitas besar yang dilapisi secara magnetis, saat ini perkembangan harddisk sangat cepat dari daya tampung dan kecepatan membaca data. Jenis harddisk ada dua yaitu harddisk ATA dan SATA. Harddisk ATA menggunakan kabel IDE, sedangkan Harddisk SATA menggunakan kabel Serial SATA serta transfer data lebih cepat dibandingkan dengan serial ATA.
  1. Scanner
Scanner merupakan alat Bantu untuk memasukkan data berupa gambar atau grafik dan mengubahnya ke dalam bentuk digital sehingga dapat diproses dan digabungkan dengan bentuk data yang berupa teks.

Langkah-langkah Merakit PC
Berikut ini akan dibahas mengenai bagaimana cara merakit komputer, terutama bagi mereka yang baru belajar .. dari beberapa referensi yang saya pelajari .. maka berikut ini akan dijelaskan langkah demi langkah cara merakit komputer, mudah-mudahan bermanfaat.
Komponen perakit komputer tersedia di pasaran dengan beragam pilihan kualitas dan harga. Dengan merakit sendiri komputer, kita dapat menentukan jenis komponen, kemampuan serta fasilitas dari komputer sesuai kebutuhan.Tahapan dalam perakitan komputer terdiri dari:

A. Persiapan
B. Perakitan

C. Pengujian
D. Penanganan Masalah


II.2PERSIAPAN
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
1.      Penentuan Konfigurasi Komputer
2.      Persiapan Kompunen dan perlengkapan
3.      Pengamanan
1.Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.

2.Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
  • Komponen komputer
  • Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
  • Buku manual dan referensi dari komponen
  • Alat bantu berupa obeng pipih dan philips

Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
3.Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
  • Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
  • Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.






II.3Perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
  1. Penyiapan motherboard
  2. Memasang Prosessor
  3. Memasang heatsink
  4. Memasang Modul Memori
  5. memasang Motherboard pada Casing
  6. Memasang Power Supply
  7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  8. Memasang Drive
  9. Memasang card Adapter
  10. Penyelesaian Akhir
  11. Pengujian
 1. Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor
2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
  1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
  2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
  3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
  4. Turunkan kembali tuas pengunci.
Jenis Slot :
  1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
  2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot:
3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.  
4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.


Jenis SIMM
  1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
  2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
  3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.
 






Jenis DIMM dan RIMM           
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
  1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
  2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
  3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.
 





5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara

pemasangannya sebagai berikut:
  1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
  4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
  










6. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
  2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.


7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
  1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
  2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
  4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
  6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
 







 







8. Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
  1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
  2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
  3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
  4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
  5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
  6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
  7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive:
9. Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:
  1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
  2. Pasang sekerup penahan card ke casing
  3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
 


10. Penyelesaian Akhir
  1. Pasang penutup casing dengan menggeser
  2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
  3. Pasang konektor monitor ke port video card.
  4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
  5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
  6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
 












II.4Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
  1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
  2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
  3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
  4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
  5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem Operasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.
II.5Penanganan Masalah/Pemecahan Masalah
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
  1. Dalam merakit sebuah PC, kita harus memperhatikan tingkat kompabilitas setiap komponennya. Hal ini dikernakan setiap motherboard mendukung jenis prosesor, modul memory, prot, dan I/O bus yang berbeda-beda.
  2. Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier, dan asupan tegangan dari motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk. Kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosesor.
  3. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
  4. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/
LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.  Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.


PENUTUP

III.1         Kegunaan Laporan 
         Laporan ini dibuat sebagai salah satu syarat mengikuti ujian peraktik,, dan sebagai pedoman atau tuntunan utuk kita belajat.
III.2         kritik dan saran
Sebaiknya kegiatan membuat laporan tugas akhir ini dikaji ulang mengenai masalah waktu pelaksanaannya agar tidak mengganggu konsentrasi siswa dalam menghadapi ujian kenaikan kelas.
Saran saya sebelum kita merakit PC kita harus memperhatikan prosedur K3LH (keamanan,keselamatan,kerja) demi keamanan kita saat merakit PC agar terhindar dari bahaya yang tidak diinginkan.
III.3         Kesimpulan.
           Adapun Kesimpulannya adalah tidak mudah merakit sebuah PC. Tetapi tidak sedikit orang bias merakit. Dan merakit PC merupakan sesuatu yang bukan hal sulit lagi.
Setelah saya menyelesaikan tugas akhir ini,saya dapat mengetahui bahwa betapa pentingnya laporan tugas akhir ini,karna loparan tugas akhir ini saya dapat mengikuti ujian praktek dan ujian kenaikan kelas.
III.4         Daftar Pustaka
c)      http://google.com